Skip to content

Pemimpin Ummat dalam Perspektif Syari’at

3 June 2014

Pada saat Islam dideretkan dalam deretan agama-agama seperti halnya agama lain: Yahudi, Nashroni, Konghucu, Budha, Hindu dan lain-lainnya; maka kaum Muslimin mengenalnya dengan baik dan menganggapnya itu suatu kebenaran. Namun, ketika Islam adalah Pedoman bagi hidup dan kehidupan manusia, maka tidak sedikit orang yang tidak tahu bahkan bertanya apakah benar. Ketika Islam adalah merupakan agama yang benar disisi Allooh سبحانه وتعالى, sedangkan yang lainnya itu tidak ada yang benar, maka mulailah tidak sedikit yang mulai membantahnya.

Pada saat Islam berbicara tentang konsep kenegaraan, konsep kepemimpinan ummat, protes pun mulai bermunculan. Terlebih mereka orang-orang yang menjadikan liberalisme, sekulerisme, kapitalisme, hingga demokrasi sebagai aturan hidup, maka bukan lagi ke-Islaman yang muncul, akan tetapi justru selain Islam lah yang menjadi alternatifnya. Maka dimana letak posisi Islam dan ke-Islaman ?

Muslimin memang dianggap mayoritas, secara kuantitas. Tetapi pada saat Islam menuntut komitmen dan konsekwensi dari ke-Islaman masing-masing, baik sebagai anggota masyarakat, terlebih sebagai pejabat dan pemangku status tertentu, justru Islam gho’ib dari berbagai percaturan.

Tidak sedikit yang beranggapan bahwa Islam adalah konsep yang sama dengan konsep lainnya; yang boleh saja dia memilih konsep-konsep itu, betapa pun kontradiksi dengan nilai-nilai Islam. Maka apa yang akan didengar berikut ini adalah setitik dari apa yang harus diketahui bahwa Syari’at telah menggariskan kriteria seorang Pemimpin bagi Ummat. Mudah-mudahan Allooh سبحانه وتعالى bersama pemimpin dan masyarakat serta bangsa yang mau menerima Syari’at. Dan janganlah aneh jika bencana berantri silih berganti jika Syari’at menjadi yang dikesampingkan pada kepemimpinan ummat.

Selamat menyimak !

Download:

Pemimpin Ummat dalam Perspektif Syari’at, Bagian-1

Pemimpin Ummat dalam Perspektif Syari’at, Bagian-2

Pemimpin Ummat dalam Perspektif Syari’at, Bagian-3

Pemimpin Ummat dalam Perspektif Syari’at, Bagian-4

Pemimpin Ummat dalam Perspektif Syari’at, Bagian-5

Pemimpin Ummat dalam Perspektif Syari’at, Bagian-6

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: