Skip to content

Menimbun

11 February 2014

Menimbun

Berbagai cara orang berusaha untuk meraup keuntungan. Bukan saja orang kafir, tetapi kerap kali seorang Muslim pun dalam berusahanya tidak atau kurang mengabaikan rambu-rambu yang sangat penting bagi hakekat keberuntungan dan kebahagiaan di dunia dan di akherat, yaitu perkara Halal dan Harom; termasuk didalamnya Syubhat – dunia remang-remang yang kabur, bias dan tak jelas kehalalan / keharomannya. Misalnya, tentang Menimbun.

Untuk alasan untung, seorang pebisnis tidak lagi menggubris apa yang menjadi kepentingan orang banyak. Dia melulu hanya berbicara keuntungan pribadi / kelompoknya / komunitasnya. Agar suatu barang / uang dapat bernilai jual tinggi, berpeluang untung besar, maka suatu barang / uang dipendam, ditimbun, disembunyikan, menunggu sampai saat yang tepat barulah dia dilepas. Orang mencari barang / uang tersebut dengan susah payah. Bisa jadi banyak menelan korban, bahkan sampai dengan kelaparan dan nyawa tak jadi masalah; yang penting dia untung.

Bagaimana syari’at memberikan pandangan dan tuntunan terhadap perkara seperti ini?
Simaklah audio ceramah berikut ini.

Download:

Menimbun, Bagian-1

Menimbun, Bagian-2

Menimbun, Bagian-3

Menimbun, Bagian-4

Menimbun, Bagian-5

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: