Skip to content

Syirik Setelah Islam

16 December 2012

Ada Islam setelah Kufur, artinya seseorang meninggalkan kekufuran dan memasuki Al Islam menjadi seorang Muslim. Ada Kufur setelah Islam, artinya Murtad, maksudnya seseorang kembali menjadi orang Kaafir setelah sebelumnya dia seorang Muslim. Tetapi hendaknya disadari pula bahwa tidak mustahil ada Syirik setelah Islam, artinya adalah seseorang melakukan kesyirikan, baik kecil maupun besar, setelah dia beriqror bahwa dia menjadi Muslim yang semestinya mentauhidkan Allooh سبحانه وتعالى dan tidak menyekutukan-Nya.

Kaum Muslimin yang dirahmati Allooh سبحانه وتعالى, kita sebagai seorang Muslim atau orang yang ber-Islam, seyogyanya adalah mentauhidkan Allooh سبحانه وتعالى dan tidak menyekutukan-Nya. Karena Tauhid adalah inti dan roh dari ajaran Islam. Tidak ada Islam tanpa Tauhid. Sebagaimana tidak hidup seseorang tanpa nyawa.

Semestinya seorang Muslim telah menyatakan “bercerai” dengan segala latar belakang keyakinan dan kehidupannya, baik perkataan dan perbuatan yang bermakna menyekutukan Allooh سبحانه وتعالى dalam berbagai sisinya, apalagi menyerupai / melakukan, bahkan lebih parah dari apa yang dilakukan oleh masyarakat Musyrikin pada masa Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم.

Melalui audio khutbah Jum’at ini, simaklah sekelumit tentang 3 wujud perilaku sebagian kaum Muslimin yang mencontoh bahkan lebih dari apa yang telah dilakukan oleh Musyrikin di zaman Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم.

Download:

Syirik Setelah Islam, Bagian-1

Syirik Setelah Islam, Bagian-2

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: