Skip to content

Membentengi Ummat dari Kerusakan Aqiidah

21 June 2011

‘Aqiidah atau keyakinan yang benar yaitu ‘Aqiidah Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم yang diterapkan dan diwariskan berikutnya oleh generasi didikan Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم dan generasi-generasi yang datang setelah mereka, haruslah dijaga. Karenanya insya Allooh kita akan selamat. Dan dengan selainnya, orang pasti akan celaka.

Di zaman akhir seperti kita hidup di dalamnya ini, berbagai fitnah muncul tak henti silih berganti. Bahkan bukan saja yang kontras kesesatannya tetapi juga orang berebut mengaku dan meng-klaim bahwa dia paling selamat dan selainnya adalah pasti celaka.

Banyak orang mengaku Islam, walaupun identitas Islam ghoib padanya. Tidak sedikit orang mengaku Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah, padahal identitas Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah bertentangan dengan pengakuannya. Bahkan beberapa ajaran dengan tidak punya rasa malu berpura-pura dan berusaha seolah-olah menjadi Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah padahal dia adalah musuh Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah, yaitu dengan cara berpura-pura dan taqiyyah. Dan masih banyak lagi masalah-masalah ‘Aqiidah.

Kewajiban kita adalah menjaga diri kita, keluarga kita, bahkan masyarakat dan bangsa kita agar terhindar dan terjauh dari fitnah gelap yang menyesatkan dan istiqomah diatas Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah yang Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah.

Download:

Membentengi Ummat dari Kerusakan Aqiidah Bagian-1

Membentengi Ummat dari Kerusakan Aqiidah Bagian-2

Advertisements
5 Comments leave one →
  1. mohd noor permalink
    5 July 2011 12:19 pm

    Izin share Ustadz, nota, sebelum ini dan selepas ini. Alhamdulillah hirabbil’alamin, Syukuran.

    • 5 July 2011 5:58 pm

      Silakan saja… semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua… Barokalloohu fiika

  2. hendra permalink
    2 September 2011 5:54 am

    Assalamu’alaikum.. Ustadz… minta filenya yang ini dan yang itu… syukron

    • 9 September 2011 2:39 am

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Silakan saja… semoga menjadi ilmu yang bermanfaat… Barokalloohu fiika

  3. Nono permalink
    7 October 2011 8:10 pm

    USTADZ SAYA MENANYAKAN BAGAIMANA HUKUMNYA MEMBERIKAN SHODAKOH YANG AMALNYA DIHADIAHKAN KEPADA ORANG TUA YANG SUDAH MENINGGAL DUNIA….TERIMAKASIH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: