Skip to content

Berilmu untuk selain Allooh

10 February 2011

Mencari ilmu dan mengajar dan menyebarkannya, tidak disangsikan lagi merupakan bentuk pendekatan diri seorang hamba terhadap Allooh سبحانه وتعالى atau disebut Ibadah, dimana pahalanya adalah sangat besar dan mulia. Namun, seimbang dengan imbalan yang dijanjikan yang demikian besar oleh Allooh سبحانه وتعالى, tidak kecil pula resiko yang harus diterimanya sejak dia mencari ilmu hingga dia menjadi seorang Ustadz atau Orang ‘aalim atau Mufti atau bahkan Mujtahid, karena Syaithoon pun tahu bahwa bidang ini adalah bidang yang menyebabkan dia tidak banyak teman didalam neraka. Karena itu, dia tak henti-hentinya Syaithoon berjuang dan berupaya dengan mengerahkan segala kemampuan agar manusia menjadi bodoh, sehingga tidak beribadah atau dia menjadi seorang ‘Aaalim yang Dzoolim, dimana dia dzoolim terhadap Allooh سبحانه وتعالى, dzoolim terhadap Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, dzoolim terhadap manusia, bahkan dzoolim terhadap dirinya sendiri, melalui mencari dan menyebar ilmu bukan karena dan untuk Allooh سبحانه وتعالى, tetapi karena dan untuk selain Allooh سبحانه وتعالى. Mungkin dunia yang dikejarnya, mungkin harga diri yang dipanjatnya, atau mungkin yang lainnya. Bahkan ‘Ulama Suu’ disebut dan digolongkan Suu’ karena dia berkhidmat terhadap hawa nafsunya, dan bukan berkhidmat pada Allooh سبحانه وتعالى.

Simaklah audio ceramah berikut ini.

Download:

Berilmu untuk selain Allooh Bagian-1

Berilmu untuk selain Allooh Bagian-2

Berilmu untuk selain Allooh Bagian-3

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: