Skip to content

Jika Kita Bertaqwa

26 September 2010

Banyak orang begitu bergairah dan bergegas dengan gigih untuk meraih sesuatu yang dianggapnya menguntungkan, walaupun sekian persen. Bahkan sekian persen itu pun masih belum tentu dia dapat. Hal ini adalah disebabkan karena untung dan keuntungan telah mampu mendongkrak kemalasan dan men-support ambisi pada seseorang sehingga dia berusaha untuk menggapainya.

Allooh Subhaanahu Wa Ta’alaa tidak membutuhkan makhluk-Nya, bahkan makhluk-Nya lah yang membutuhkan Allooh. Allooh Subhaanahu Wa Ta’alaa telah mencipta manusia; dan sekian banyak karunia, Allooh peruntukkan bagi mereka; lalu setelah itu Alllooh perintahkan mereka agar mereka beriman, mengabdi dan bersyukur, berterimakasih kepada Allooh Subhaanahu Wa Ta’alaa. Bukan karena Allooh butuh, melainkan karena Allooh menginginkan agar manusia lebih mulia, lebih lagi mendapat sesuatu yang hakiki dan abadi didalam surga-Nya.

Jika manusia bertaqwa, maka sekian banyak keuntungan, keberkahan, kebahagiaan, ketentraman baik berupa materi maupun non materi, baik yang terbatas maupun yang tak terbatas, baik di dunia maupun di akhirat; Allooh akan suguhkan sebagai bentuk sayang Allooh kepada manusia yang bertaqwa.

Simaklah audio ceramah yang berikut ini.

Download:

Jika Kita Bertaqwa bagian.1

Jika Kita Bertaqwa bagian.2

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: