Skip to content

Orang Shoolih pun Dibinasakan

25 June 2010

Islam, Allooh سبحانه وتعالى turunkan untuk kebaikan segenap manusia. Tetapi tidak sedikit manusia yang menolak kebaikan itu, bahkan membangkang dan melawannya. Allooh سبحانه وتعالى sedimikian kasih dan sayang pada manusia sehingga masih menangguhkan hukuman untuk mereka. Kewajiban seorang Muslim adalah mengingatkan, meluruskan saudaranya yang tenggelam dalam kemaksiatan dengan bijaksana. Jika orang yang tahu kebenaran itu mendiamkan kemungkaran yang dia temui dan dia ketahui, maka bukan saja do’anya yang tidak terkabul, tetapi bisa jadi musibah menimpa pelaku maksiat termasuk orang yang tinggal di lokasi itu, walaupun orang itu shoolih.

Simaklah rekaman audio yang berikut ini.

Download:

Orang Shoolih pun Dibinasakan

Advertisements
2 Comments leave one →
  1. 25 June 2010 8:55 am

    Afwan, kalo ahli maksiat mungkin pantas menggunakan bahasa ‘dibinasakan’, nah orang sholih hanya ngikut hukum alam, mereka ‘terbawa bencana’, tidak ada orang sholih dibinasakan! Mereka diwafatkan! Orang shoolih tidak mungkin mendiamkan, orang sholih pasti angkat bicara terhadap kemaksiatan, yang diam saja mungkin hanya ‘ahli ibadah’, bukan orang shoolih yang ahli ilmu..

    Itu kalo mau menerima kritik ..he..he
    Lain kali kalo bikin mukaddimah, dipilih-pilih lah bahasanya.. sayang audio ceramah baik, diawali dengan prakata yang kurang bermutu..
    😀

    • 26 June 2010 10:14 am

      Terima kasih atas masukan dan kritiknya, hanya memang judul itu diinspirasi oleh sebuah hadits Zainab Binti Jahsy ketika bertanya pada Rosuul :

      يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنَهْلِكُ وَفِينَا الصَّالِحُونَ قَالَ « نَعَمْ إِذَا كَثُرَ الْخَبَثُ

      Artinya:
      “Wahai Rosuul apakah kita dibinasakan padahal ditengah-tengah kita banyak orang shoolih?”.
      Jawab Rosuul, “Benar jika pada mereka banyak kefasikan.”
      (HR Al Bukhoory dan Muslim), juga:

      عن عائشة قالت : قلت يا رسول الله إن الله سبحانه ينزل سطواته بأهل الأرض و منهم الصالحون فيهلكون بهلاكهم فقال يا عائشة إن الله سبحانه إذ أنزل سطوته على أهل نقمته فوافت ذلك آجال قوم صالحين فأهلكوا بهلاكهم ثم يبعثون على نياتهم و أعمالهم

      Artinya:
      Dari ‘Aa’isyah Ra berkata, “Wahai Rosuulullooh, sesungguhnya Allooh menurunkan adzabnya pada yang berhaq dari penghuni suatu negri, sedang diantara mereka terdapat orang shoolih sehingga mereka (orang shoolih) binasa bersama kebinasaan mereka,”
      Maka beliau bersabda, “Wahai ‘Aa’isyah sesungguhnya Allooh jika menurunkan adzab-Nya pada suatu kaum; lalu yang demikian itu menimpa ajal kaum yang shoolih sehingga binasa bersama binasanya mereka, kemudian mereka dibangkitkan atas niat dan amalan mereka”.
      (HR Al Baihaqy dalam Syu’abil Iman dan dishohihkan oleh Al Albaany juga diriwayatkan oleh Ibnu Hibbaan dalam Shohiihnya dan menurut Syu’aib Al Arnauuth : Hadiits shohiih lighoirihi)

      Jadi perkataan “Binasa” yang dapat menimpa “Orang Shoolih” itu berasal dari bunyi Hadits…. Semoga jelas adanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: