Skip to content

Kafirnya Syi’ah Roofidhoh Karena Mengkafirkan Shohabat Rosuulullooh

1 Maret 2015

Pada saat kita ditimpa gempa, maka heboh memberitakan dan menyuarakan teriakan. Demikian pula pada saat Bahan Bakar Minyak (BBM) naik, dan berpengaruh pada melonjaknya berbagai harga kebutuhan hidup, maka heboh berdemo dan berteriak; dan seterusnya, dan seterusnya.

Tapi terpikirkah oleh kita, atau terdengarkah oleh kita teriakan yang heboh, apalagi sebanding pada saat Al Qur’an dicoreng-moreng, As Sunnah dicoreng-moreng dan Al Islam dicoreng-moreng ? Pada saat Muslim di berbagai belahan dunia disayat, dibunuh, dianiaya bahkan dibantai ?

Wahai kaum Muslimin, kini ancaman Syiah Roofidhoh telah tidak malu, dan tidak ragu menampakkan dan memunculkan kesesatannya. Mencela Al Qur’an, mengkafiri Sunnah, memurtadkan Shohabat Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, dan seterusnya, dan seterusnya. Kenapa heboh dan teriakan kaum Muslimin tak bergema ? Baca selengkapnya…

Jagalah Amanah

23 Februari 2015

Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم digelari “Al Amiin” (orang yang paling dipercaya), bahkan Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم diserahi untuk mendamaikan kabilah-kabilah Arab yang bertikai, yang mengancam tumpah darah melalui kasus Hajar Aswad pada Ka’bah. Semua terjadi pada saat Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم belum menjadi Rosuul. Terlebih setelah Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم menjadi Rosuul.

Wajarlah Islam seluruhnya adalah amanah dan kejujuran. Tidak ada iman bagi orang yang tidak amanah (tidak jujur). Begitu Rosuul kita bersabda. Tetapi ajaran yang sedemikian ideal itu berjalan dengan dekatnya hari Kiamat bergeser dan berpindah dari jujur menjadi khianat. Hingga saat ini, dimana kita hidup saat ini, kejujuran sulit ditemukan. Baca selengkapnya…

Cabang-Cabang Iman (Kajian-4)

10 Februari 2015

Cabang Iman#4

Iman adalah satu kata. Tetapi kata itu di dalamnya sarat dengan rahasia dan makna.

Eksistensi kekufuran dan kema’shiyatan adalah Iman yang menjadi tantangannya. Cinta dan ridho Allooh سبحانه وتعالى dan Surga yang penuh dengan keindahan dan kenikmatan, Iman yang menjadi jembatannya. Perilaku dan karakter yang terekspresikan oleh manusia dan kemanusiaan saat ini adalah cermin Iman. Kemakmuran, peradaban adalah Iman yang menjadi titik tolak. Karenanya, mengkaji tentang keimanan adalah kunci jawaban yang harus dengan benar dan tepat, sehingga hidup ini berarti dan masa depan gemilang. Baca selengkapnya…

Khuthbatul Haajah

8 Februari 2015

Untaian kata sebagaimana yang akan kita dengar berikut tidaklah aneh, bahkan sering dan selalu kita dengar dalam khutbah-khutbah dan ceramah-ceramah. Sayangnya kurangnya mengenal, mengerti dan memahami kandungannya menyebabkan sinar yang terpancar, nilai yang tertanam belumlah menjadi sesuatu yang terukur dan nyata.

Bisa jadi karena uraian dan penjelasan harus selalu ditambah dan dipersering. Disisi lain, ummat harus diformat kandungan nuraninya. Dipupuk, dibimbing, dibiasakan, bila perlu dikenai sanksi. Sungguh, untaian kata yang pendek berikut ini jika diaplikasikan dalam keseharian hidup, bukan saja hidup penuh barokah, bahagia, aman, sejahtera; tetapi juga Allooh سبحانه وتعالى meridhoi dan jika kita mati maka surga Allooh سبحانه وتعالى janjikan. Baca selengkapnya…

Agar Tidak Menjadi Orang yang Lalai

6 Februari 2015

Allooh سبحانه وتعالى telah menciptakan manusia ini dalam keadaan paripurna jasadnya, rohnya, akalnya, jiwanya, fitrahnya. Sebagaimana Allooh سبحانه وتعالى pun telah menyediakan seluruh apa yang dibutuhkan oleh manusia, apa yang menghibur, apa yang mempermudah, apa yang membahagiakan, apa yang menyelamatkan dan seterusnya, dan seterusnya.

Demikian pula, Allooh سبحانه وتعالى telah memberi kisi-kisi, jalan apa yang jika ditempuh seseorang maka dia akan selamat dan bahagia selama-lamanya. Disamping itu, Allooh سبحانه وتعالى pun telah memberi kisi-kisi, jalan apa yang jika manusia memilihnya maka dia akan menipu, melalaikan, serta akan berakhir dengan penyesalan dan penderitaan yang tak berujung. Jarang orang selalu mengingat rambu-rambu ini. Baca selengkapnya…

Indikasi Iman terhadap Hari Kiamat

5 Februari 2015

Ada sebab, pasti ada akibat. Semakin kuat sebabnya, semakin dahsyat pula akibatnya. Listrik akan menyala dengan sangat terang karena ada sumber energi yang cukup. Jika sumber energi itu lemah, apalagi tidak ada; maka lampu pun dapat dipastikan tidak akan menyala dengan terang, atau bahkan tidak akan menyala sama sekali.

Realitas ini dapat kita analogikan pada seorang Muslim dan Mukmin, dimana sebesar apa, sekokoh apa ke-Islaman dan ke-Imanan orang tersebut akan menjadi tolak ukur pada keyakinan, pemikiran, ucapan, bahkan amal perbuatan kesehariannya.

Semakin baik Iman dan Islam seseorang, semakin shoolih, bahkan semakin bermanfaat bagi apa saja yang ada di sekitarnya. Akan tetapi jika ke-Islaman dan ke-Imanan seseorang melemah, bahkan menguap; maka jangan aneh apabila dirinya terancam hampa dalam hidupnya. Jauh dari bahagia, penuh gundah dan keluh kesah, bahkan apa saja yang berada di sekitarnya bisa menjadi korban penganiayaan dan kedzolimannya. Baca selengkapnya…

Kitab Tanbihul Ghofiliin : Syarat Amar Ma’ruf Nahi Munkar (Kajian-12, Kajian-13 & Kajian-14)

12 Januari 2015

Pengingat Bagi Orang-Orang Lalai” itulah terjemahan kitab yang akan kita simak bersama beberapa majelis ke depan in-syaa Allooh Ta’aalaa.

Kitab yang merupakan karya besar dari Al Imaam Ibnu An Nahaas rohimahullooh yang wafat tahun 814 H, judul lengkapnya adalah “Tanbihul Ghoofiliin ‘alaa A’maalil Jaahiliin Wa Tadziiris Salikiin Min A’maalil Hhaalikiin”. Baca selengkapnya…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 253 pengikut lainnya.