Skip to content

Kalau Dipaksa Protes, Kalau Suka Sama Suka ?

9 February 2019

Sudah menjadi fakta bahwa perbuatan yang menyimpang dalam perilaku seks menjadi pengundang terhadap munculnya berbagai petaka, bukan saja bagi orang per orang; bahkan menjadi perkara yang meresahkan di tingkat dunia.

Namun, tidak sedikit dari kalangan orang-orang yang jauh dari Iman, justru dengan gigih berusaha melegalkan perbuatan yang menyimpang yaitu : Zina dengan berbagai kreasinya itu. Bahkan kalau keinginan mereka terhalangi, mereka berusaha mencari perlindungan melalui celah-celah kelemahan Hukum Buatan Manusia, karena norma agama bukanlah lagi menjadi tuntunan dan pedomannya. Read more…

Apa yang Dicari?

3 February 2019

Berbicara tentang manusia, maka tidak lepas dari kebutuhan manusia itu sendiri.

Jika manusia memiliki akal, maka manusia membutuhkan ilmu yang benar agar akalnya menjadi sehat.
Jika manusia mempunyai hati, maka manusia membutuhkan petunjuk yang lurus agar hati dan jiwanya pun menjadi baik dan lurus.
Jika manusia mempunyai badan, maka manusia membutuhkan nutrisi agar badannya menjadi bugar, dan seterusnya.

Hingga, jika manusia memerlukan bahagia dan selamat, manusia membutuhkan pedoman yang benar agar tidak justru sebaliknya yang terjadi, yaitu sengsara dan petaka. Read more…

Mewujudkan Negeri Adil dan Makmur

3 February 2019

Dalam Preambule UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 dinyatakan bahwa arah perjuangan negara ini adalah “Menuju Indonesia yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur”.

Sejarah telah membuktikan bahwa kaum Muslimin lah saham terbesar menuju terwujudnya Indonesia yang merdeka ini. Bahkan secara otomatis, umat Islam sampai hari ini dalam segala derapnya tetaplah berkomitmen mewujudkan Indonesia yang Adil dan Makmur. Read more…

Saudara bagi Orang-Orang Kaafir

16 January 2019

Secara manusiawi, seluruh manusia itu sebenarnya bersaudara; karena semua manusia itu berasal dari Nabi ‘Adam ‘alaihissalam. Berarti dalam hal ini, manusia yang satu dengan manusia yang lainnya adalah saudara. Dan itulah yang kemudian Islam selalu menjaganya.

Islam tidak egois; hanya karena tidak meyakini Islam lalu serta merta mereka menjadi musuhnya. Akan tetapi haruslah disadari bahwa “manusia dengan sesama manusia adalah saudara”; namun tidak cukup sampai disitu persaudaraan itu. Ada persaudaraan yang lebih berkualitas….

Persaudaraan itu ada yang lebih tinggi nilainya….
Persaudaraan itu bahkan ada yang bernilai ibadah, dan jika salah maka yang menjadi ancaman-Nya adalah AQIDAH dan IMAN-nya…
PERSAUDARAAN yang HAKIKI bagi orang muslim adalah SAUDARA-nya yang se-AQIDAH, yang sama dalam status sebagai hamba Allõh سبحانه وتعالى, bukan hamba Hawa Nafsunya…

Konsekuensi daripada tauhid yang diyakini itu, menjadikan tidak lagi memandang batasan kawasan wilayah, bangsa, warna kulit; akan tetapi semua mereka DIPERSAUDARAKAN oleh TAUHIID. Itulah yang dikenal dengan UKHUWWAH ISLAMIYYAH…

Tetapi manakala seseorang bersaudara dengan orang-orang yang tidak se-‘aqiidah dalam “mempraktekkan loyalitas, pembelaan, perlindungan, kasih sayang” kepada mereka orang-orang yang tidak satu ‘aqiidah dengan dirinya; maka bisa dipastikan orang seperti itu adalah orang yang CACAT IMAN-nya…. Read more…

Jangan Ikut-Ikutan !!!

18 December 2018

Tahun Masehi mulai berakhir ditandai dengan mendekatnya angka 25 dan 31 bulan Desember. Berbagai persiapan dilakukan guna merayakan kedua momentum tadi dengan berbagai acara dan ritualnya sesemarak dan semeriah mungkin; dan itu semua merupakan sesuatu yang dianggap wajar bagi mereka yang beragama Nashroni, karena itu dianggap sebagai syiar agama mereka dan merupakan salah satu daripada keyakinan dan budaya mereka.

Akan tetapi, menjadi sangat ironis apabila ada diantara kaum Muslimin yang ber-KTP Muslim, yang mengaku sebagai pengikut Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم; namun ia ikut-ikutan merayakan dan mempersiapkan acara kaum Nashroni itu. Jangankan ikut membela, menjaga gereja disaat kaum Nashroni itu merayakan ibadah mereka; bahkan hanya ikut berjual-beli dalam hal-hal yang bermakna menolong agama Nashroni itu saja sudah termasuk dalam kategori “Bertolong-tolongan dalam BUKAN TAQWA dan BUKAN KEBAJIKAN” yang dilarang di dalam Islam. Read more…

Kewajiban Muslim Terhadap Syariat Islam

1 December 2018

Sesungguhnya Allõh سبحانه وتعالى telah memberikan jaminan bahwa Al-Qur’an dan Islam ini akan terjaga. Terjaga dari pemalsuan, terjaga dari makar dan berbagai upaya musuh-musuhnya; sebagaimana firman Allõh سبحانه وتعالى, “Sesungguhnya Kami lah yang telah menurunkan Al-Qur’an ini dan Kami lah yang menjaganya.

Namun demikian, sejarah telah mencatat dari masa ke masa bahwa para Rosũl Allõh سبحانه وتعالى beserta para pengikutnya, termasuk di dalamnya Nabi kita Muhammad صلى الله عليه وسلم beserta para Shohabatnya, telah mencontohkan sedemikian rupa pengorbanan dan perjuangan mereka menuju berkibar dan jayanya syariat Allõh سبحانه وتعالى di muka bumi. Betapapun pada akhirnya, diantara mereka jatuh berguguran sebagai syuhada, lalu Islam pun mengalami masa jayanya, sedangkan mereka hanya dalam cerita dan tidak mengalaminya.

Perlu kita sadari bahwa kejayaan Islam bukanlah sekedar kata yang gratis, namun peradaban Islam yang telah didedikasikan bagi peradaban manusia di dunia ini, tidak luput dari perjuangan dan pengorbanan. Read more…

Kiat Menghindari Dosa

25 November 2018

Segala sesuatu pasti menimbulkan dampak, jika penyebabnya positif maka dampaknya in syã Allõh positif. Jika penyebabnya negatif, maka dampaknya akan menjadi negatif. Dan perlu diingat tentunya bahwa positif dan negatif, untung dan rugi, baik dan benar, patut dan tidak patut; hendaknya itu semua Syariat Allõh lah yang menjadi tumpuan dan landasannya.

Setiap kema’shiyatan dan dosa pastilah akan berdampak dan berakibat membahayakan dan merugikan, bisa jadi pada pelakunya sendiri, bisa jadi dampaknya tidak selamanya hari ini akan tetapi esok hari atau yang akan datang, bisa jadi bukan sekedar di dunia tetapi juga di akherat, atau bahkan bisa jadi bukan hanya berdampak pada pelakunya tetapi pada orang lain di sekitarnya yang mendiamkannya ataupun keluarganya.

Dengan demikian, dosa harus dihindari sedapat mungkin. Bagaimana seorang hamba bisa menghindari perbuatan dosa dan ma’shiyat itu? Read more…