Skip to content

Devide Et Impera (Farriq Tasud)

5 February 2018

Berbagai cara seseorang atau suatu kelompok manusia untuk mewujudkan ambisinya. Tidak jarang halal dan haram, boleh atau tidak boleh, layak atau tidak layak, merugikan orang lain atau tidak merugikan orang lain, tidak menjadi norma bahan pertimbangannya. Yang ada adalah yang penting kita dapat, yang penting kita menang, yang penting kita meraihnya, dan seterusnya.

Seperti halnya “pecah belahlah” musuhmu, lawanmu, sainganmu, niscaya kamu akan menang. Siasat ini adalah bagian dari strategi FIR’AUNISME; yang tidaklah menggunakannya kecuali orang yang setia dengan paham fir’aun, baik dalam politik, ekonomi, maupun militer. Read more…

Advertisements

Ghuruur-2 : Merasa Diri Lebih dari yang Lain

5 February 2018

Janganlah kita merasa enggan dan segan untuk senantiasa mengintrospeksi diri dalam berbagai hal, baik motivasi, maupun perbuatan; karena bisa jadi syaithon menipu kita, lalu kita menganggap bahwa kita lah pemenangnya, bahwa kita lah yang paling benar, bahwa kita lah yang paling baik, dan seterusnya.

Bagi orang yang memiliki cita-cita yang panjang, maka hendaknya waspada dengan sesuatu yang seolah-olah menguntungkan dalam waktu dekat, padahal ia adalah jebakan syaithon yang akan bahkan menjerumuskan dalam jurang kerugian selamanya. Dia adalah sombong dan bangga diri. Read more…

Kaya tapi Miskin

20 August 2017

Setiap warga dari negeri ini pastilah tahu akan betapa kayanya negeri ini.
Bagaimana tidak, bahkan bangsa lain saja begitu asyik, iri, betah dan ingin menjadi warna negeri ini, karena sedemikian kayanya anugrah dan karunia yang Allõh سبحانه وتعالى pilih dimana bangsa ini lah yang berhak untuk menikmatinya.

72 tahun sudah para penjajah tidak sanggup lagi menjajah secara fisik bangsa dan negeri ini, karena ‘aqidah mereka yang kokoh, mental mereka yang membaja, dan karena pekik “Allõhu Akbar” yang begitu menggelegar di kala itu….

Namun sampai dengan hari ini, bangsa ini masih dirundung pilu, susah, sedih, miskin; bahkan terbelakang dibandingkan negara-negara lain yang dulunya mengambil ilmu dan peradaban dari negeri yang kita cintai ini.

Kita harus mengaku, walau penuh dengan malu, bahwa negeri ini sesungguhnya kaya….
Akan tetapi bangsa ini nyatanya masih miskin…. Read more…

‘Aqidah & Solusi Perilaku Sosial

20 August 2017

Islam adalah ajaran paripurna yang Allõh سبحانه وتعالى turunkan untuk manusia…
Agar menjadi penerang dari kegelapan….
Agar menjadi petunjuk menuju jalan yang lurus…
Agar menjadi pembimbing disaat bimbang dan ragu…
Agar menjadi solusi bagi segala masalah yang dihadapi….

Tidak bisa dipungkiri bahwa era dimana kita hidup ini sangatlah identik dengan problematika.
Bahkan multi dimensi….
Termasuk didalamnya permasalah sosial yang membutuhkan etika, akhlaq, dan moral yang tinggi dan luhur; agar manusia disaat melakukan komunikasi dan interaksi sesama mereka, adalah penuh dengan keluhuran nilai. Sehingga terwujudlah suasana yang harmonis dan berimbang. Read more…

Tongkat Musa

7 August 2017

Setiap Nabi Allõh سبحانه وتعالى bermisi agar hidup mereka menjadi fokus dan terarah. Setiap Nabi, Allõh سبحانه وتعالى utus agar manusia tidak berhamba kecuali hanya berhamba kepada Allõh سبحانه وتعالى. Setiap Nabi, bisa dipastikan selalu mendapatkan penentangan dan perlawanan dari penyembah hawa nafsu, karena mereka anggap hawa nafsu itulah yang berhak menjadi tuhannya.

Namun, yang harus menjadi pelajaran adalah bahwa setiap penentangan dan perlawanan terhadap nabi-nabi itu selalu saja berakhir dengan nista dan binasa.

Fir’aun, diantara manusia yang terkenal dengan kekuasaannya yang menyebabkan dia tidak lagi mengenal siapa dirinya dan lalu tidak mengakui kasih sayang Allõh سبحانه وتعالى hingga pada akhirnya terhina melalui Tongkat Musa عليه السلام. Read more…

Melukai Al Islam

9 July 2017

Tidak ada yang mengingkari bahwa luka itu sakit. Dan tidak aka nada orang yang rela disakiti atau dianiaya oleh siapapun. Dirinya, keluarganya, hartanya dan seterusnya, dia akan bela habis-habisan; apalagi jika itu adalah harga diri. Al Qur’an telah mengabadikan bahwa Islam yang menjadi jalan lurus, yang menjadi pegangan, pedoman setiap manusia menuju selamat dan bahagia yang abadi; tidak sedikit manusia yang akan mendustakan, membenci, memusuhi, bahkan memerangi. Upaya musuh-musuh Islam itu antara lain tertumpah melalui melukai Islam, menyakiti Islam, mencoreng Islam, agar tidak ada bila perlu seorangpun yang mendekat dan memeluk Islam. Padahal angan-angan ini pasti gagal, karena yang menjaga Islam adalah bukan siapa-siapa, melainkan Allõh سبحانه وتعالى Yang Maha Perkasa.

Pertanyaannya adalah kita membela diri, keluarga, harta, nyawa, termasuk harga diri; kenapa kita tidak terusik dengan Islam yang kian hari semakin tidak ragu, tidak canggung, tidak jera untuk dicela dan disakiti ?
Kenapa kita tidak terpanggil?
Kenapa kita terdiam?
Kenapa kita termangu?
Kenapa kita masa bodoh, apakah kita bukan Muslim?
Ataukah kita tidak tahu dengan apa yang terjadi? Ataukah kita tidak yakin dengan janji Allõh سبحانه وتعالى bahwa siapa yang menolong agama-Nya, pasti Allõh سبحانه وتعالى pasti akan menjadikannya orang yang berhak mendapatkan pertolongan, bukan saja di dunia, bahkan saat nyawanya masih dikandung oleh badannya. Read more…

Istiqomah Pasca Romadhoon

9 July 2017

Sebelum Romadhõn mungkin kita merasa dalam suatu kondisi, apakah dalam keadaan shõlih, dalam keadaan kufur, dalam keadaan ma’shiyat atau kedzoliman. Apa yang kita ingat pada saat kita berada di bulan Romadhõn mungkin ada diantara kita ada yang berubah, bahkan semakin terasa syahdu dan dekat dengan Allõh سبحانه وتعالى; kini Romadhõn pun telah berlalu. Tinggal kenangan dan cerita. Romadhõn 1439 H hanya menjadi harapan, keinginan dan cita-cita. Namun yang pasti, jangankan Romadhõn, hari esok masih menjadi rahasia, bahkan milik Allõh سبحانه وتعالى yang kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada diri kita.

Setelah Romadhõn, keadaan mana yang akan kita pilih. Apakah rela kembali kedalam keadaan saat kita sebelum Romadhõn, atau kita berencana, bertekad untuk lebih baik, bahkan dari bulan Romadhõn. Read more…