Skip to content

Majlis Ta’lim

Blog resmi Al Ustadz Achmad Rofi’i Asy Syirbuny

Majlis Ta’lim

JADWAL TA’LIM

No.

Hari

Waktu

Pekan Ke:

Tempat

Bahasan

Contact Person

1.

Senin

19.30-21.00

Selang-Seling

Masjid At Taqwa

Kemanggisan – Jakarta Barat

Aqiidah

Bpk. Azhar

0815-9462262

2.

Selasa

18.30-20.00

1

Masjid Istiqomah

Cikampek

Riyaadhush Shoolihiin

Abu Farida

0852-10022607

3.

Selasa

16.00-17.30

2, 4

Masjid Pondok Pesantren Al I’tishoom

Kondang Jaya, Karawang Timur

Aqiidah (Pengajian Ummahaat)

Ummu Khodijah

0815-17572022

4.

Rabu

20.00-22.00

1,2,3,4,5

Radio Dakta (107 FM)

Jl. H. Agus Salim Bekasi Barat

Hadits

Maula

0899-9196972

5.

Kamis

12.00-13.00

1,3

Masjid Al Barkah

Dekat Kompas – Jl. Panjang, Jakarta Barat

Hadits

Bpk. Joko

0815-78722775

6.

Jum’at

18.30-20.00

1,3

Masjid An Nashr

Bintaro

Aqiidah

Abu Alif

0813-86134563

7.

Sabtu

09.30-11.15

4

Wisma Jaya

Bekasi

Aqiidah

(Pengajian Ummahaat)

0811-161964

8.

Sabtu

19.30-21.00

1,3,4

Masjid Nurul Iman

Srengseng – Pos Pengumben, Jakarta Barat

Hadits

Bpk. Joko

0815-78722775

9.

Sabtu

19.30-21.00

5

Masjid Al Hikmah

Cililitan

Hadits

Bpk. Bambang 0815-85545634

10.

Ahad

18.30–20.00

2,4

Masjid Baitul Hadi

Rawamangun

Hadits

Bpk. Dadang

0815-972610

11.

Ahad

16.00–17.30

2

Masjid Babussalam

Cikarang

Hadits

Bpk. Asep

0815-19909722

12.

Ahad

19.30-21.00

1,3

Masjid Pondok Pesantren Al I’tishoom

Kondang Jaya, Karawang Timur

Aqiidah

Bpk. Supri

0857-81276604

13.

Ahad

09.00-12.00

4

Masjid Perum. Ekamas

Cikampek

Aqiidah

Bpk. Hendi

0858-83117113

50 Komentar leave one →
  1. astuti permalink
    16 Juni 2010 2:50 pm

    Ustadz kapan ngisi kajian di sekitar Karawang Barat, kalau ada mohon infonya, syukron

  2. Rahma permalink
    2 Januari 2011 1:22 pm

    Dari agenda kajian yang sudah ada belum ada lokasi Cibubur dan Cimanggis,
    kiranya ada mohon informasinya, Syukron

    • 4 Januari 2011 7:38 am

      Wa ‘alaikumussalaam Warrohmatulloohi Wabarokaatuh.
      Sementara ini, kajian Ustadz ada di Cijantung, silakan anti hubungi : pak Usep Budiman = 0813-11141772 atau bu Tias = 021-94298447 untuk konfirmasi waktu dan tempatnya… Barrokalloohu fiiki

  3. 2 Maret 2011 4:51 pm

    Assalamu’alaikum ustadz mudah-mudahan aku mau hadir, syaratnya apa untuk ikut?
    Apakah ada didekat Binus ?

    • 3 Maret 2011 7:32 am

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,

      Tidak ada syarat apa-apa untuk datang ke Majlis Ta’lim… Silakan saja datang, bila antum memang ingin memperdalam ‘ilmu dien dari Al Qur’an dan As Sunnah. Binus-nya di daerah mana?

      • Agung Mustofa permalink
        23 Maret 2011 2:44 am

        Di sekitar kampus Anggrek ustadz, oh trima kasih ya infonya :)

  4. Aris Junia Permana permalink
    29 Juli 2011 8:52 pm

    Assalamu’alaikum…
    Ustadz, ane dari Kuningan Jawa Barat… ingin rasanya menimba ilmu dari Ustadz… kapan ada Majlis Ta’lim Ustadz di Kuningan?… Maaf sebelumnya Ustadz. Terima kasih… Wassalamu’alaikum.

    • 30 Juli 2011 6:59 pm

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Doakan saja semoga Allooh Subhaanahu Wa Ta’aalaa memberi kesempatan bagi ana untuk menyampaikan ilmu di daerah antum…. Dan semoga Allooh Subhaanahu Wa Ta’aalaa menambah kegigihan antum dalam menuntut ilmu dien… Barokalloohu fiika

  5. Aris Junia Permana permalink
    31 Juli 2011 11:56 am

    Aamiin…syukron atas doanya ustadz…
    Ana juga mau nanya sedikit…tentang shalat tarawih..jika imam di mesjid melaksanakan 23 rakaat, tapi ana ikut 8 rakaat kemudian pulang dan melaksanakan shalat witir di rumah atau ana menambah shalat tahajud / qiyamul lail di 1/3 malam baru shalat witir, boleh kah ustadz?…Mohon penjelasan dan jawabannya.. berhubung banyaknya pendapat yang ana tahu tentang masalah ini.. Syukron..

    • 5 Agustus 2011 10:22 am

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      1) Pada mulanya sholat Taroowih itu dicontohkan Rosuulullooh Sholalloohu ‘Alaihi Wassallam, pada 3 malam pertama bulan Romadhoon dengan berjamaa’ah
      2) ‘Aa’isyah Rhodiyalloohu ‘Anha meriwayatkan bahwa Rosuulullooh Sholalloohu ‘Alaihi Wassallam sholat malam tidak lebih dari 11 roka’at baik di bulan Romadhon, maupun diluar bulan Romadhon.

      Jika sholat di masjid itu tidak sesuai sunnah, apalagi menyelisihinya, apalagi ditambah dengan kegaduhan, Imaam yang tidak fasih dalam membaca Suratnya, terburu-buru; maka tidak berdosa jika dilakukan sholat Taroowih di rumah…. Barokalloohu fiika

  6. Aris Junia Permana permalink
    12 Agustus 2011 9:39 am

    Syukron atas jawabannya ustadz… Barokalloohu fiika

  7. Aris Junia Permana permalink
    13 Agustus 2011 10:11 am

    Assalamu’alaikum…afwan ustadz ana ada pertanyaan lagi :
    1. Ana baca, Ustadz pernah menjelaskan Tentang waktu shubuh yang terlalu cepat 20 menit, apakah sekarang masih terjadi Ustadz? Bagaimana dengan jadwal imsak & sholat shubuh pada bulan Ramadhan ini?… Kalo masih salah, apa ana sholat shubuh berjamaah di rumah saja?
    2. Ana jika kencing sebelum wudhu kemudian shalat, kadang-kadang saat ruku & sujud pada rakaat pertama seperti ada air yang mau keluar dari kemaluan, ana berusaha menahannya tapi kadang ada keraguan apa keluar atau tidak, jika itu air kencing & membatalkan sholat & najis.. apa yang harus ana lakukan Ustadz… terutama jika sedang berjamaah dimesjid (sholat Jumat, shubuh dll)?…
    3. Menelan dahak membatalkan puasa tidak ustadz, ana suka batuk atau bersin saat shalat dan keluar dahak?..
    4. Ana suka mendengar Qori yang membaca Al-Quran yang direkam lewat mp3 di komputer, ana juga suka ikut membuka Al-Quran, ana perhatikan Qori itu berhenti dalam satu ayat kadang yang ada tanda berhenti, kadang juga tidak, malah kadang terus membaca tanpa berhenti… itu bagaimana Ustadz..?
    Mohon penjelasannya ustadz…. afwan kalo agak banyak… syukron jika berkenan menjawabnya.. Barokalloohu fiika

    • 10 September 2011 7:26 am

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Sebelumnya mohon maaf, karena kesibukan yang menumpuk, maka pertanyaan antum baru dapat terjawab sekarang… Namun demikian, semoga tetap menjadi ilmu yang bermanfaat :
      1) Selama penetapan rumus Shubuh itu belum berubah, maka selama itu pula Jadwal Shubuh masih akan lebih cepat dari yang semestinya. Jadi kalaupun ikut berjamaa’ah bersama orang yang menggunakan Jadwal Sholat biasa maka Sholat anta terancam tidak sah, karena menunaikan Sholat Shubuh belum pada waktunya. Demikian pula tentang Imsak, karena Imsak itu 5-10 menit sebelum munculnya Fajar Shoodiq.
      2) Tinggalkan perkara yang meragukan, dan jangan ikuti was-was syaithoon. Sampai dengan terbukti bahwa kemaluan anta mengeluarkan air kencing, maka baru munculkan tindakan.
      3) Kalau dahak dan sejenisnya termasuk air liur adalah bukan makanan, atau minuman; maka sesuatu darinya yang tertelan TIDAK MEMBATALKAN, asal dengan syarat TIDAK MENYENGAJA.
      4) Tanda Waqof (Tanda Berhenti dalam membaca Al Qur’an) adalah sesuatu yang sudah dirumuskan dan ditetapkan oleh para Ulama, termasuk Ulama Qiro’at, sebagai pembantu bahkan penentu kesempurnaan makna ayat yang dibaca, agar tidak berkonsekwensi salah dalam pemaknaan ataupun pengertian. Oleh karena itu, usahakan agar ditepati.
      Tetapi, jika karena satu dan lain hal terlanggar kare pendeknya nafas, atau tidak merubah makna, maka insya Allooh tidak mengapa. Hanya saja, bagi orang yang mengerti hukum membaca Al Qur’an, maka yang demikian itu tidak sepatutnya terjadi.
      Barokalloohu fiika

      • Abu Ahdy permalink
        16 Agustus 2012 3:46 pm

        Assalamu ‘Alaikum Warohmatullahi Wabarokatuhu

        Afwan ustadz, masalah fajar shodiq ini ana berulang kali terus menerus jadi ngga selesai-selesai, bahkan ada jama’ah yang terpecah karena masalah ini.
        Satu hal yang perlu ana kedepankan, kalo jadwal subuh yang sekarang berlaku di masjid-masjid masih belum masuk waktu, maka ana bakalan repot cari masjid yang mundur 20 menit dari waktu yang ada (karena ana ga nemuin masjid yang mundur 20 menit), walhasil ana akan terus menerus sholat sendiri yang mana yang ana tau ancaman nya cukup berat bagi ana kalo meninggalkan jama’ah sholat subuh…
        Ana juga pernah baca mengenai fatwa syekh Bin Baz seperti dibawah ini

        http://almanhaj.or.id/content/2562/slash/0/jadwal-shalat-subuh-dipermasalahkan/

        bahwa beliau sudah melakukan penelitian dan mufti setelah beliau pun melakukan hal yang sama, tapi memang jadwal tersebut sudah benar, hanya saja dalam menentukan fajar shodiqnya yang jadi letak perbedaan yang sekarang terjadi…
        Afwan ustadz ana jadi rancu dan terus-terusan mempermasalahkan ini jadinya ga selesai-selesai.

        Jazakallahu Khairan Katsiro

      • 16 Agustus 2012 5:05 pm

        Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
        Tidak boleh ada perselisihan dalam permasalahan yang sudah jelas nash / dalilnya.
        Tentang SYARAT SAH-nya SHOLAT adalah MASUK WAKTU-nya. Artinya: Jika seseorang melakukan sholat sebelum waktu sholat masuk, atau sebaliknya waktu sholat sudah terlewati; maka sholatnya tidak sah !

        Antum BOLEH BUKTIKAN SENDIRI, bahwa fajar shodiq adalah terbit setelah fajar kadzib. Padahal jika seseorang sholat shubuh pada saat fajar kadzib, MAKA SHOLAT SHUBUH-nya TIDAK SAH.

        Bagaimana kalau seseorang sholat shubuhnya dilakukan sebelum fajar kadzib, sudah barang tentu TIDAK SAH, karena waktu shubuh lebih belum masuk.

        Adzan shubuh yang dikumandangkan di masjid-masjid pada umumnya adalah sebelum fajar kadzib terbit. Hal ini telah dibuktikan secara muttawatir melalui peninjauan langsung oleh sekian ratus orang berkali-kali dibimbing langsung oleh ana di pantai utara Karawang. Kalau demikian, maka tidak perlu ada perbedaan pendapat dan perselisihan. Karena siapa yang tidak percaya, maka silahkan buktikan sendiri dengan melakukan peninjauan langsung berkaitan dengan fajar shodiq.

        Adapun ancaman yang anta khawatirkan berkenaan dengan menunaikan sholat shubuh berjamaah, itu terjadi jika waktu sholat sudah masuk. Tetapi jika waktu sholat belum masuk, maka tidak perlu ada yang anta takuti, karena itu merupakan perasaan takut yang tidak pada tempatnya.

        Barokalloohu fiika

      • Abu Ahdy permalink
        17 Agustus 2012 10:27 am

        Assalamu ‘Alaikum Warohmatullahi Wabarokatuhu
        Afwan ustadz, berarti saran ustadz ana sholat sendiri terus ya?
        Dan tidak ada solusi terbaik untuk jama’ah?
        Afwan ana hanya ingin yang terbaik, bukan perselisihan ustadz.
        Barokallohu Fiikum

      • 18 Agustus 2012 9:24 am

        Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
        Solusinya adalah yang terbaik menurut syar’ie yaitu:
        1) Fase “emergency” : Anta sholat jika sudah masuk waktu shubuh, bila perlu mencari masjid yang memungkinkan untuk berjama’ah disana.
        2) Fase “dakwah” : Dimana anta berusaha melakukan pendekatan kepada jama’ah masjid, baik perorangan maupun DKM Masjid secara bertahap dan hikmah. Dan yang terpenting adalah ilmiah, melalui memberikan pencerahan kepada mereka, didasarkan pada hujjah-hujjah yang benar tentang fajar shodiq yang sesuai dengan tuntunan Sunnah Rosuulullooh Sholalloohu ‘Alaihi Wassallam. Hal ini bisa dilakukan melalui antara lain:
        – Hubungan perorangan dengan jama’ah masjid,
        – Memberi makalah tentang fajar shodiq yang benar, tentang fatwa-fatwa dan pernyataan para ‘Ulama tentang bahwa fajar shodiq selama ini cepat dari seharusnya
        – Dengan majalah dinding,
        – Bila perlu ajak mereka untuk melakukan survey langsung mengamati fajar shodiq yang benar, dll.
        Sehingga bisa memungkinkan diri selamat, tetapi juga tetap aktif mendakwahi orang-orang di sekeliling kita diatas dasar ilmu dan hikmah.

        Demikianlah… Barokalloohu fiika.

      • Abu Ahdy permalink
        19 Agustus 2012 2:19 pm

        Afwan ustadz, apakah Ustadz sudah mensosialisasikan hal ini, atau mungkin sudah disampaikan ke MUI atau yang terkait, terus-terang ana punya banyak kendala apabila menyampaikan dengan keterbatasan ilmu ana, walhasil mereka ngga percaya sama ana atau mereka akan berkata ikut yang sudah ditetapkan berdasarkan ijma yang ada saat ini…

      • 19 Agustus 2012 6:08 pm

        Perkara Fajar Shodiq ini Alhamdulillah telah pernah Ustadz sampaikan kepada berbagai jamaa’ah di berbagai majelis ta’lim, kemudian telah pernah pula berkali-kali Ustadz ajak hingga ratusan jamaa’ah ke pantai utara Karawang agar dapat membuktikan kebenaran perkara Fajar Shodiq ini secara langsung, dan masjid di pesantren kami di Karawang pun telah pula menerapkan penggunaan waktu shubuh yang sesuai dengan Fajar Shodiq tersebut.

        Adapun kewajiban amar ma’ruf nahi munkar adalah kewajiban seluruh kaum Muslimin, sehingga hendaknya kaum Muslimin yang telah Allooh Subhaanahu Wa Ta’aalaa berikan ilmu tentang hal ini semestinya ikut serta dalam berdakwah untuk menyampaikan kebenaran tersebut. Dan telah ada pula para da’i yang aktif mensosialisasikan perkara Fajar Shodiq ini dan menyampaikannya hingga ke MUI.

        Hendaknya kita beramal diatas landasan ilmu, dan bukan berdasarkan “ikut-ikutan”. Apabila anta masih ragu mengenai hal ini, mengapa anta tidak turut serta membuktikannya saja secara langsung? Karena apabila anta membuktikannya sendiri secara langsung, maka insya Allooh itu akan menepis keragu-raguan anta…. Barokalloohu fiika

  8. Aris Junia Permana permalink
    25 September 2011 8:03 pm

    Syukron jawabannya… Insya Alloh bermanfaat… Tidak mengapa agak lama jawabannya… Ana ngerti kesibukann ustadz… Jazakallahu khoiran katsiran.

  9. maman permalink
    2 Oktober 2011 2:24 pm

    Bismillah.. afwan ustadz.. langsung saja, ana punya istri sudah 2 tahun ini mengalami gangguan. Dadanya sering mengeluh sakit sesak rasanya, kata dia. Kadang juga ada kesemutan di kaki dan tangan, juga di kepala yang kadang keleyengan. Ana periksa ke dokter, hasilnya nihil terus, ruqyah juga masih seperti itu. Ana selalu bingung harus kemana lagi. Ana takut istri melenceng aqidahnya karena ingin selalu berobat ke tempat yang bukan syar’i.. Semoga Ustad bisa memberi saya solusi.. Ana ada di Karawang Timur.. Barokallohu fik.

    • 6 Oktober 2011 6:30 pm

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Apabila antum lokasi tinggalnya di Karawang Timur, maka insya Allooh dapat berkonsultasi langsung dengan Ustadz di pesantren… Alamat selengkapnya telah kami kirimkan per email antum… Barokalloohu fiika

  10. 6 Maret 2012 2:37 pm

    Assalamuaikum Ustadz,
    Kapan diadakan kajian rutin di sekitar Bogor?
    Syukron…..

  11. 6 April 2012 6:36 pm

    Assalamualaikum Ustadz,minta izinnya buat membagikan apa yang Ustadz sampaikan…

    • 6 April 2012 8:07 pm

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Silakan saja… semoga menjadi ilmu yang bermanfaat… Barokalloohu fiika

  12. tris permalink
    8 Juli 2012 8:50 am

    Assalamualaikum ustadz…ane mau minta jadwal ta’lim ustadz itu di mana aja, soalnya ane lihat di blog ustadz itu jadwal yang dah lama.. apa masih sama atau tidak?? Mohon konfirmasi ke email ane :shoetguns_16@ymail.com….syukron

    • 12 Juli 2012 8:11 pm

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Alhamdulillah jadwal majlis ta’lim telah diperbaharui.. Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi anda… Barokalloohu fiika

  13. sitinur permalink
    14 Juli 2012 8:01 pm

    Untuk daerah Cibinong alamat taklim dimana ya Ustadz? Atau kalau ke Bogor paling dekat dengan taklim yang dimana? Karena ana baru di Cibinong. Jazakumulloh khoiron atas bantuannya

    • 22 Juli 2012 7:40 pm

      Sayang sekali saat ini memang belum ada kajian yang rutin di wilayah Cibinong / Bogor… Namun demikian, insya Allooh anti dapat mengikuti kajian melalui audio-audio ceramah yang dimuat pada Blog ini atau anti dapat mendengarkan kajian Ustadz di Radio Dakta 107 FM pada tiap Rabu malam (pkl.20.00 -22.00)… Semoga Allooh Subhaanahu Wa Ta’aalaa menambah kegigihan anti dalam menuntut ilmu dien… Barokalloohu fiiki.

  14. 11 Oktober 2012 4:50 pm

    Assalamu ‘Alaikum Warohmatullahi Wabarokatuhu
    Ustadz saya mau memperdalam ilmu agama, kalau mau ikut majelis ta’lim ustadz bagaimana caranya dan alamatnya dimana? Terima kasih sebelumnya.

    • 19 Oktober 2012 6:21 am

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Didaerah manakah anda tinggal? Ada beberapa ta’lim rutin yang sudah Ustadz cantumkan datanya di kolom Majlis Ta’lim ini. Anda dapat saja memilih ta’lim yang terdekat dengan lokasi anda, atau silakan menghubungi para pengurus majelis ta’lim yang nomor Handphone-nya telah tercantum diatas, agar memudahkan anda bertanya kepada mereka perihal schedule dan materi ta’lim yang sedang dikaji.
      Tidak ada persyaratan apa-apa kalau anda ingin memperdalam ilmu dien… Silakan saja, apabila anda ingin datang ke majelis ta’lim untuk menuntut ilmu. Dan bila anda ingin memiliki CD Ceramah Ustadz edisi 1-10 SECARA GRATIS, anda pun dapat mengajukan permintaan pada pak Bambang di 08128213460 atau 087885108201 atau 081585545634… Barokalloohu fiika

  15. alhaitsami permalink
    23 November 2012 2:15 pm

    Assalamu’alaykum
    Afwan ustadz, apakah ustadz masih mengisi kajian rutin di daerah Cijantung Jakarta Timur?

    • 23 November 2012 2:47 pm

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Untuk wilayah Jakarta Timur, kajian rutinnya sekarang adalah didaerah Cililitan… Untuk menanyakan schedule kajian, antum dapat menghubungi pak Bambang (HP: 08128213460)… Afwan.

  16. 1 Januari 2013 8:10 am

    Assalamualaikum,

    Afwan ustad, saya sering mendengarkan kajian ustadz di radio Dakta, dan baru menemukan blog ustad… Subhanalloh saya bisa banyak belajar ilmu dien dari Blog tersebut, akan tetapi pingin suatu saat ustadz bisa ngisi kajian di Balaraja Tangerang, kira-kira berapa lama harus prepare waktu ustadz? Jazakumulloh… Ria, Balaraja.

    • 1 Januari 2013 3:55 pm

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Untuk mengadakan kajian di wilayah anda, maka perlu didiskusikan terlebih dahulu schedulenya. Silakan anda menghubungi Ustadz melalui telphone yang nomornya telah diemailkan ke email anda… Barokalloohu fiiki

  17. 9 Januari 2013 12:33 pm

    Masya Alloh… Semoga diberi kemudahan dan keberkahan dalam menjalankan semua jadwalnya ya.. Barokallohu fiik..

  18. amri achmadi permalink
    20 Januari 2013 7:38 am

    Assalaamualaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh.
    Semoga Allooh Azza Wa Jalla senantiasa melimpahkan rahmat dan inayah-Nya kepada Ustadz dan keluarga.
    Afwan ustadz ana mau tanya, apakah ada korelasi antara bencana yang menimpa masyarakat / komunitas di suatu daerah dengan akhlak mayoritas masyarakat tersebut?
    Seperti kita tahu bahwa sudah sepekan ini sebagian warga Jakarta terkena musibah banjir.
    Jazakalloohu khoiron.

    • 20 Januari 2013 8:47 am

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Tentu saja ada korelasinya, karena Allooh سبحانه وتعالى berfirman dalam QS. An Nisaa (4) ayat 79 sebagai berikut:

      مَا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ۖ وَمَا أَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَفْسِكَ

      Artinya:
      “Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allooh, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri.”

      Orang beriman tidak melihat bencana itu sebagai akibat dari faktor alam / perubahan cuaca global semata-mata (karena alam adalah milik Allooh سبحانه وتعالى, yang akan tunduk terhadap perintah-Nya), tetapi ia melihat dari kacamata “dien”. Karena Allooh سبحانه وتعالى tidak akan menimpakan bencana pada suatu kaum, melainkan akibat kesalahan yang dilakukan oleh kaum itu sendiri.

      Lalu, coba introspeksi apa kesalahan yang telah dilakukan ummat di zaman kita sekarang ini?

      Nah, perhatikanlah Hadits yang telah diriwayatkan oleh Al Imaam At Turmudzi didalam Sunannya, di kitab “Al Fitan” Jilid 4/495 melalui salah seorang shohabat bernama ‘Imron bin Hushoin رضي الله عنه. Lalu Ibnu Abid Dunya, dalam kitabnya “Dzammul Malaa’hi” (“Tercelanya berbagai alat lahwun/ alat-alat yang melalaikan”) melalui salah seorang shohabat, Anas bin Maalik رضي الله عنه, dan haditsnya dishohiihkan oleh syaikh Nasiruddin Al Albaany dalam Silsilah Hadits Shoohih No: 2203; bahwa Rosuul Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda:

      في هذه الأمة خسف ومسخ وقذف ” فقال رجل من المسلمين : يا رسول الله ، ومتى ذلك ؟ قال : ” إذا ظهرت المعازف وكثرت القيان وشربت الخمور

      Artinya:
      Di tengah-tengah ummat ini akan terjadi tanah amblas (longsor), tsunami dan lemparan dari atas langit.”
      Salah seorang shohabat lalu bertanya, “Wahai Rosuul, kapankah itu?
      Rosuul صلى الله عليه وسلم menjawab, “Jika telah nampak musik, semakin banyak penyanyi wanita dan khomr (minuman keras) telah diminum.”

      Dalam Hadits shohiih diatas telah dijelaskan bahwa ada 3 sebab, maka akan ada 3 akibat.
      Jadi kalau ummat telah melakukan 3 perkara ini, maka itu berarti mereka “menantang” Allooh سبحانه وتعالى untuk menurunkan 3 bencana ini atas diri mereka. Dan bukankah hal ini benar-benar terjadi?

      Lemparan dari atas langit” sebagaimana disebutkan dalam Hadits diatas, adalah bisa dalam berbagai bentuk antara lain: lemparan berupa air (yang berakibat pada musibah banjir yang terjadi akhir-akhir ini di Jakarta), atau lemparan berupa angin seperti angin puting beliung / tornado, atau lemparan berupa batu-batuan, atau lemparan berupa api dan sebagainya.

      Adapun tsunami adalah yang seperti yang terjadi di Aceh beberapa waktu lalu. Adapun tanah amblas, maka contohnya: sebagaimana dikatakan dalam pemberitaan bahwa permukaan tanah Jakarta turun 4-12 cm setiap tahunnya.

      Perhatikan, bukankah 3 penyebabnya sudah ada pada ummat di zaman sekarang, yakni:
      1) Musik.
      Bukankah musik ada dimana-mana sekarang, bahkan sampai ke HP-HP kita pun dikirimi penawaran-penawaran RBT musik ,yang kita ini tidak menginginkannya.
      2) Semakin banyak penyanyi wanita (biduanita).
      Bukan berarti biduan laki-laki lantas tidak termasuk kedalam golongan yang disebutkan dalam Hadits ini. Biduan laki-laki juga termasuk, namun Hadits ini menyebutkan biduan perempuan karena fitnahnya biduanita itu adalah lebih besar / lebih dahsyat dibandingkan biduan laki-lakinya.
      Pakaian yang dikenakan oleh biduanita-biduanita di zaman sekarang, dapat dikatakan jauh dari menutup aurot dan bahkan lebih minim dibandingkan pakaian biduan laki-lakinya, dan berbagai kerusakan lainnya.
      3) Khomr (sesuatu yang menutup akal manusia, seperti: minuman keras, narkoba, dsbnya) telah diminum.
      Bukankah pabrik-pabrik khomr (minuman keras) malah diberi izin untuk berdiri? Berarti ini menghalalkan perkara yang harom. Lihat di supermarket-supermarket, bukankah ada rak-rak yang khusus menjual khomr?

      Maka tidak aneh, jika musibah demi musibah beruntun menimpa bangsa ini. Oleh karena itu, apabila ingin mendapatkan rahmat Allooh سبحانه وتعالى dan bukan murka-Nya, maka hendaknya kaum Muslimin kembali kepada dien mereka, kembali kepada tuntunan Allooh سبحانه وتعالى dan Rosuul-Nya صلى الله عليه وسلم…. Barokalloohu fiika.

  19. 18 Februari 2013 9:06 am

    Assalaamualaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh.
    subhanallah Pak ustadz,beruntung saya bertemu dengan Pak Ustadz.Oh ya Pak Ustadz apakah juga mengadakan ceramah di daerah Tambun atau apakah ceramahnya tidak ada di pagi atau siang hari?

    Jazakalloohu khoiron.

  20. arya26 permalink
    16 April 2013 5:05 pm

    Assalamualaikum warhmatullohi wabarokaatuh, afwan ustadz…. saya seorang mualaf hampir 10 tahun… nama saya Alexander. Bagaimana menurut ustadz apa saya harus mengganti nama saya? Jazakumullah katsiron

    • 18 April 2013 11:53 am

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Nama antum adalah nama Nashroni. Sunnah Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم adalah hendaknya menampakkan ke-Islaman dan tidak menyembunyikannya, antara lain adalah dalam perkara nama. Oleh karena itu, dianjurkan untuk merubah nama.
      Adapun nama yang termasuk cocok untuk antum adalah: ABDUL MALIK, artinya: “Hamba Raja”; dan Allooh سبحانه وتعالى adalah Raja-nya.
      Adapun nama Alexander itu adalah julukan yang berasal dari seorang pemimpin kekaisaran Macedonia di sebelah timur laut Yunani, sehingga bila antum sebelumnya bernama Alexander maka nama yang tepat bagi antum adalah ABDUL MALIK…. Barokalloohu fiika

  21. 19 April 2013 11:30 am

    Assallamualaikum…jazakumullah khoiron katsiron atas jawaban dan solusinya ustadz…

  22. 30 April 2013 1:03 pm

    Assalamualaikum wr wb.
    Saya pendatang di Jakarta, pengen banget ikut ta’lim.. cuma masih bingung tempatnya dimana. Ada saran engga ustadz yang sekitaran Sunter / Grogol. Terimakasih.

    • 30 April 2013 8:22 pm

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Apabila anda ada di wilayah Grogol, Jakarta Barat… maka anda dapat datang ke majelis-majelis ta’lim antara lain di:
      1) Masjid At Taqwa, Jl. Sakti 4 no: 8, Kompleks Pajak, Kemanggisan, Jakarta Barat. Cp: Bpk. Azhar (0815-9462262)
      2) Masjid Al Barkah (dekat kantor Kompas), Jl. Panjang, Jakarta Barat. Cp: Bpk. Joko (0815-78722775)
      3) Masjid Nurul Iman, Srengseng, Pos Pengumben, Jakarta Barat. Cp: Bpk. Joko (0815-78722775)
      4) Masjid Failaka, Jakarta Barat. Cp: Bpk. Alwi (0818-196974)

      Untuk alamat lengkapnya / arah lokasi serta angkutan umum yang menuju ke masjid-masjid tersebut dapat anda tanyakan langsung ke contact person / para pengurus majelis ta’lim melalui nomor-nomor telphone / HP yang tertera diatas. Semoga Allooh Subhaanahu Wa Ta’aalaa menambah kegigihan anda dalam menuntut ilmu dien… Barokalloohu fiika

  23. muhammad fadhil permalink
    6 Januari 2014 5:43 pm

    Assalamualaikum ustadz, saya bisa tidak meminta alamat ustadz atau emailnya karena saya ingin meminta ijazah Kutubut Tis’ah dan tafsirnya, sebelumnya saya sudah mengkaji semuanya akan tetapi saya hanya memiliki isnad Shahih Bukhari… Jazakallah khairan

    • 7 Januari 2014 8:01 pm

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Boleh saja… Apabila anda hendak berkomunikasi secara langsung, maka silakan berkomunikasi melalui telphone yang telah dikirimkan ke email anda… Silakan check email anda… Barokalloohu fiika.

  24. 3 Februari 2014 9:16 am

    Assalamu’alaikum Wr. Wb. Salam kenal, pak Ustadz.

    • 4 Februari 2014 7:18 am

      Wa ‘alaikumussalaam Warohmatulloohi Wabarokaatuh,
      Barokalloohu fiika.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 243 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: