Skip to content

Bukan Menakut-Nakuti

13 Desember 2014

Abu Bakar As Siddiq رضي الله عنه pernah berkata, “Barangsiapa yang takut mati, maka hendaknya dia mati”. Jadi kematian bukan hal yang patut ditakuti, justru bekal apa yang akan dibawa untuk kehidupan setelah dunia yang fana ini. Dan pertanggungan-jawab apa yang kita akan kemukakan di hadapan Allooh سبحانه وتعالى pada hari kiamat sehingga kita terhindar dari neraka dan masuk ke dalam Surga Allooh سبحانه وتعالى.

Era globalisasi seperti pada zaman kita hidup di masa kini, kalau kita tidak bergerak maka orang lain yang akan bergerak. Kalau kita tidak berdakwah, maka kita akan menjadi objek orang lain berdakwah. Kalau kita tidak berbagi informasi, maka orang lain yang akan menghujani kita dengan informasi. Walaupun panah, tombak dan lain-lain tetap akan berlaku, tetapi realitas kehidupan kita tidak bisa dipungkiri bahwa perang terhadap ummat ini datang dari berbagai sisi. Termasuk PERANG INFORMASI. Baca selengkapnya…

Kitab Tanbihul Ghofiliin : Keutamaan Amar Ma’ruf Nahi Munkar (Kajian-7, Kajian-8 & Kajian-9)

29 November 2014

Pengingat Bagi Orang-Orang Lalai” itulah terjemahan kitab yang akan kita simak bersama beberapa majelis ke depan in-syaa Allooh Ta’aalaa.

Kitab yang merupakan karya besar dari Al Imaam Ibnu An Nahaas rohimahullooh yang wafat tahun 814 H, judul lengkapnya adalah “Tanbihul Ghoofiliin ‘alaa A’maalil Jaahiliin Wa Tadziiris Salikiin Min A’maalil Hhaalikiin”. Baca selengkapnya…

Muqoddimah “Sumber-Sumber Hukum Islam” (Kajian-3)

15 November 2014

(Resume Ceramah – Baytul Mukhlishiin 04/31102014)

 

MUQODDIMAH “SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAM” (KAJIAN-3)

Oleh: Ustadz Achmad Rofi’i, Lc. M.M.Pd

 

Muqoddimah Sumber Hukum Islam#3 Pic-1

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 

Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allooh [1] سبحانه وتعالى,

Pada pertemuan yang lalu kita telah membahas 7 poin dari total 17 poin “Ke-khas-an Syari’at Islam” dari Kitab setebal 101 halaman berjudul “Khoshoo-ish Asy Syari’ah Al Islamiyyah” (خصائص الشريعة الإسلامية) karya Al Ustadz (Prof. Dr.) ‘Umar Sulaiman Al Asyqor. Berikut ini kita masih akan membahas kelanjutan dari poin-poin “Ke-khas-an Syari’at Islam” tersebut agar kaum Muslimin mengetahui keutamaannya.

Muqodimah Sumber Hukum Islam#2 Pic-2

Gambar-2. KitabKhoshoo-ish Asy Syari’ah Al Islamiyyah

Baca selengkapnya…

Muqoddimah “Sumber-Sumber Hukum Islam” (Kajian-2)

27 Oktober 2014

(Resume Ceramah – Baytul Mukhlishiin 03/17102014)

 

MUQODDIMAH “SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAM” (KAJIAN-2)

Oleh: Ustadz Achmad Rofi’i, Lc. M.M.Pd

 

Muqodimah Sumber Hukum Islam#2 Pic-1

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 

Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allooh [1] سبحانه وتعالى,

Alhamdulillah pada pertemuan yang lalu telah kita kaji kekhususan apa saja yang menjadikan Al Qur’an dan As Sunnah itu sebagai Dalil Syar’i yang paling Pokok / Utama.

Berikutnya kita akan membahas tentang “Ke-khas-an Syari’at Islam” atau “Khoshoo-ish Asy Syari’ah Al Islamiyyah” (خصائص الشريعة الإسلامية). Apa sajakah yang menjadi khas-nya Syari’at Islam jika dibandingkan dengan Hukum-Hukum selainnya ? Sebagai kaum muslimin, kita perlu mengetahuinya. Baca selengkapnya…

Muqoddimah “Sumber-Sumber Hukum Islam” (Kajian-1)

26 Oktober 2014

(Resume Ceramah – Baytul Mukhlishiin 02/03102014)

MUQODDIMAH “SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAM” (KAJIAN-1)
Oleh: Ustadz Achmad Rofi’i, Lc. M.M.Pd

Muqodimah Sumber Hukum Islam#1 Pic-1

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allooh [1] سبحانه وتعالى,

Alhamdulillah kita dapat bermajelis kembali untuk membahas sebuah tema yang berjudul “Sumber-Sumber Hukum Islam” atau “Mashoodir Ahkaamil Islaam” (مصادر أحكام الإسلام). Pada pertemuan yang lalu, kita telah mengulas bagaimana posisi “Sumber-Sumber Hukum Islam” itu terletak dalam struktur atau peta global hubungan antara Islam dengan Tatanan Kehidupan Manusia.

Adapun pada pertemuan kali ini, kita akan mulai mengkaji tentang “Sumber-Sumber Hukum Islam” itu sendiri. Dan Kitab-Kitab yang menjadi rujukannya antara lain adalah:

1) Kitab yang berjudul “Ma’aalimu Ushuulil Fiqhi ‘Inda Ahlus Sunnati Wal Jamaa’ah” (Rumusan-Rumusan Ushul Fiqih menurut Ahlus Sunnah Wal Jama’ah) yang merupakan karya dari Syaikh Muhammad bin Husein bin Hasan Al Jiizaany.
2) Kitab yang berjudul “Al Madkhol Ilaa Asy Syari’ah Wal Fiqhi Al Islaamy” (Pengantar Menuju Syari’at dan Fiqih Islam ) karya Al Ustadz (Prof. Dr.) ‘Umar Sulaiman Al Asyqor.
3) Kitab yang berjudul “Ar Risaalah” karya Al Imaam Muhammad bin Idris Asy Syaafi’iy رحمه الله.
4) Kitab yang berjudul “Al Wajiizu Fii Ushuulil Fiqhi” (Ringkasan Ushuul Fiqih), karya Dr. Abdul Kariim Zaidan, seorang ‘Ulama Ahlus Sunnah dari Iraq. Baca selengkapnya…

Kitab Tanbihul Ghofiliin : Keutamaan Amar Ma’ruf Nahi Munkar (Kajian-4, Kajian-5 & Kajian-6)

8 Oktober 2014

Pengingat Bagi Orang-Orang Lalai” itulah terjemahan kitab yang akan kita simak bersama beberapa majelis ke depan in-syaa Allooh Ta’aalaa.

Kitab yang merupakan karya besar dari Al Imaam Ibnu An Nahaas rohimahullooh yang wafat tahun 814 H, judul lengkapnya adalah “Tanbihul Ghoofiliin ‘alaa A’maalil Jaahiliin Wa Tadziiris Salikiin Min A’maalil Hhaalikiin”. Baca selengkapnya…

Bangunan Islam (Islam & Tatanan Kehidupan)

28 September 2014

(Resume Ceramah – Baytul Mukhlishiin 19092014)

 

BANGUNAN ISLAM (ISLAM & TATANAN KEHIDUPAN)
Oleh: Ustadz Achmad Rofi’i, Lc. MM.Pd

Bangunan Islam (Islam & Tatanan Hidup)

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allooh سبحانه وتعالى,

Yang harus selalu kita sadari bahwa tujuan kita bermajelis adalah untuk:

1) Ziyaadat al ‘Imaan (زيادة الإيمان ), yaitu menambah Iman. Jadi bermajelis itu adalah untuk menambah kualitas Iman, bukan sekedar untuk mengisi waktu kosong belaka.
2) Ziyaadat al ‘Ilmi (زيادة العلم ), yaitu menambah ‘Imu (syar’ie). Jadi janganlah bertahun-tahun mengaji, tetapi ‘Ilmu (diin) kita tidak bertambah secara signifikan dan amalan pun tak menjadi lebih baik. Alangkah meruginya apabila demikian.
3) Ziyaadat at Taqwa (زيادة التقوى ), yaitu menambah Taqwa kepada Allooh سبحانه وتعالى.
4) Taushiqul Ukhuwwah (توثيق الأخوة ), yaitu memperkokoh Ukhuwwah dengan sesama kaum Muslimin. Bagaimana caranya agar Ukhuwwah kita dengan sesama kaum Muslimin itu dengan bertambahnya hari, bertambah semakin baik dan kokoh. Janganlah hanya mengaji, tetapi bersikap ‘nafsi-nafsi’ (masing-masing) atau hanya memikirkan diri sendiri saja. Karena di zaman sekarang ini, tak dapat dipungkiri bahwa kaum Muslimin sedang mengalami krisis Ukhuwwah. Baca selengkapnya…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 242 pengikut lainnya.