Skip to content

Kitab Tanbihul Ghofiliin : Keutamaan Amar Ma’ruf Nahi Munkar (Kajian-4)

8 Oktober 2014

Pengingat Bagi Orang-Orang Lalai” itulah terjemahan kitab yang akan kita simak bersama beberapa majelis ke depan in-syaa Allooh Ta’aalaa.

Kitab yang merupakan karya besar dari Al Imaam Ibnu An Nahaas rohimahullooh yang wafat tahun 814 H, judul lengkapnya adalah “Tanbihul Ghoofiliin ‘alaa A’maalil Jaahiliin Wa Tadziiris Salikiin Min A’maalil Hhaalikiin”. Baca selengkapnya…

Bangunan Islam (Islam & Tatanan Kehidupan)

28 September 2014

(Resume Ceramah – Baytul Mukhlishiin 19092014)

 

BANGUNAN ISLAM (ISLAM & TATANAN KEHIDUPAN)
Oleh: Ustadz Achmad Rofi’i, Lc. MM.Pd

Bangunan Islam (Islam & Tatanan Hidup)

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allooh سبحانه وتعالى,

Yang harus selalu kita sadari bahwa tujuan kita bermajelis adalah untuk:

1) Ziyaadat al ‘Imaan (زيادة الإيمان ), yaitu menambah Iman. Jadi bermajelis itu adalah untuk menambah kualitas Iman, bukan sekedar untuk mengisi waktu kosong belaka.
2) Ziyaadat al ‘Ilmi (زيادة العلم ), yaitu menambah ‘Imu (syar’ie). Jadi janganlah bertahun-tahun mengaji, tetapi ‘Ilmu (diin) kita tidak bertambah secara signifikan dan amalan pun tak menjadi lebih baik. Alangkah meruginya apabila demikian.
3) Ziyaadat at Taqwa (زيادة التقوى ), yaitu menambah Taqwa kepada Allooh سبحانه وتعالى.
4) Taushiqul Ukhuwwah (توثيق الأخوة ), yaitu memperkokoh Ukhuwwah dengan sesama kaum Muslimin. Bagaimana caranya agar Ukhuwwah kita dengan sesama kaum Muslimin itu dengan bertambahnya hari, bertambah semakin baik dan kokoh. Janganlah hanya mengaji, tetapi bersikap ‘nafsi-nafsi’ (masing-masing) atau hanya memikirkan diri sendiri saja. Karena di zaman sekarang ini, tak dapat dipungkiri bahwa kaum Muslimin sedang mengalami krisis Ukhuwwah. Baca selengkapnya…

Makna 10 Hari Pertama Bulan DzulHijjah & Tuntunan ber-Qurban

16 September 2014

Makna 10 Hari Pertama bln DzulHijjah

Jika orang mencari keberuntungan, maka selain prospek yang diketahui, juga adalah penting untuk diperhatikan tentang momentumnya.

Berjualan di pinggir jalan adalah lebih menguntungkan dibandingkan dengan berjualan di kampong yang sepi. Demikian pula, berjualan di keramaian karena adanya acara besar, berbeda dengan berjualan di hari biasa yang tidak memiliki momentum tertentu.

10 hari pertama bulan Dzul Hijjah adalah waktu dan momentum yang Rosuululloohصلى الله عليه وسلم beritakan kepada kita bahwa beribadah pada waktu-waktu itu sangatlah dilipatgandakan pahalanya. Baca selengkapnya…

Kitab Tanbihul Ghofiliin: Muqoddimah Keutamaan Amar Ma’ruf Nahi Munkar (Kajian 1, 2 ,3)

17 Agustus 2014

Pengingat Bagi Orang-Orang Lalai” itulah terjemahan kitab yang akan kita simak bersama beberapa majelis ke depan in-syaa Allooh Ta’aalaa.

Kitab yang merupakan karya besar dari Al Imaam Ibnu An Nahaas rohimahullooh yang wafat tahun 814 H, judul lengkapnya adalah “Tanbihul Ghoofiliin ‘alaa A’maalil Jaahiliin Wa Tadziiris Salikiin Min A’maalil Hhaalikiin”. Baca selengkapnya…

Kemenangan yang Semu

28 Juni 2014

Sering lewat pada pendengaran kita bahwa bulan Romadhon adalah “Bulan Kemenangan”. Terlebih pada saat Romadhon berakhir…. Menang… menang dan menang…
Apa yang dimaksud dengan “Menang” dan “Kemenangan”, kalaulah “Menang” sekedar karena kita mampu melalui bulan Romadhon ? Maka memang usia kita dan bulan Romadhon adalah bukan dalam genggaman kekuasaan kita. Allooh سبحانه وتعالى lah yang memberi kita panjang umur. Dan Allooh سبحانه وتعالى lah yang mempergilirkan dari bulan Sya’ban menjadi Romadhon, dan setelah Romadhon adalah Syawwal. Jika kita mampu melalui, melewati lapar dan dahaga sebulan lamanya maka berapa banyak, bahkan anak-anak seperti itu mereka pun mampu melakukannya.

Tetapi kalau “Menang” dalam artian bahwa kita mampu memenangkan syari’at Allooh سبحانه وتعالى, memenangkan hukum-hukum Allooh سبحانه وتعالى, mengagungkan kehendak Allooh سبحانه وتعالى; dan sebaliknya mengalahkan hawa nafsu, meninggalkan aturan-ajaran-pedoman-tatanan-nilai yang menyalahi, yang menyimpang, yang melanggar, yang bertentangan, dan yang melawan Syari’at; maka semua itu belum lah terbukti. Perlu fakta, perlu bukti, bahwa Allooh سبحانه وتعالى dan syari’at-Nya yang kita menangkan. Perlu fakta, perlu bukti bahwa selain Allooh سبحانه وتعالى, termasuk kemauan manusia yang kita kalahkan. Baca selengkapnya…

Bulatan yang Dianggap Tuhan

15 Juni 2014

Bulatan yang Dianggap Tuhan

Hanya dalam hitungan beberapa jam yang lalu saja, piala atau kejuaraan dunia, makhluq berbentuk bulatan baru saja dibuka dan diresmikan. Dan diperkirakan sebulan lamanya pesta ini akan berlangsung.

Berapa banyak pengagum terhadap makhluq yang satu ini, hingga tiket mahal pun bukan menjadi bahan pertimbangan. Waktu pun tidak lagi menjadi umur yang disayang. Padahal, kini kita sedang berada di pertengahan kedua bulan Sya’ban, dan sebentar lagi ummat Islam akan menyambut bulan Romadhoon yang suci. Bulan yang agung, bulan yang dirindu bagi Ahli Ibadah dan Ahli Taqwa. Tetapi justru waktu-waktu yang sedemikian berharga dan mahal itu akan terkalahkan dengan pesta nonton bahkan final yang ramai dan meriah.

Bagi orang kaafir, tidaklah kita perlu berkomentar; tetapi saudara seiman, se-Islam marilah kita ingatkan agar sadar apa sebenarnya yang telah menyebabkan ummat ini sedemikian gandrung dan cenderung hingga tidak sedikit kaum Muslimin, terutama pemudanya bukan lagi menggemakan “Alloohu Akbar”, tetapi justru “Al Kurotu (Bola) Akbar”…. Alloohul musta’aan. Baca selengkapnya…

Ambisi

15 Juni 2014

Dalam salah satu hadits Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم bersabda, “Janganlah kalian meminta suatu jabatan, karena sesungguhnya ia adalah amanah; dan pada hari Kiamat akan menjadi penyesalan.”

Dalam firman Allooh سبحانه وتعالى, Allooh سبحانه وتعالى berfirman, “Tidaklah kehidupan dunia itu, melainkan kesenangan yang menipu.”

Sedemikian rupa ayat dan hadits, bahkan masih banyak lagi; tetapi tetap saja tidak sedikit manusia yang terlena, tertipu dan terpukau dengan berbagai alasan, hingga akhirnya muncullah sifat AMBISI. Ambisi ingin menjadi Penguasa, ambisi ingin menjadi orang kaya, ambisi ingin menguasai orang lain, bahkan ambisi ingin menguasai semesta alam. Padahal dia adalah makhluq yang lemah. Kalaupun mendapat dari apa yang dia ambisi-i, dia tidak akan menikmati, kecuali apa yang dia nikmati dari kerongkongan, perut dan kemaluan.

Karena ambisi, tidak sedikit lahir watak-watak yang tidak terpuji, egois, aniaya, tirani, buta dan tuli bahkan terhadap bimbingan yang telah menjadikannya tercipta. Baca selengkapnya…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 234 pengikut lainnya.